Dalam peperangan modern dan keamanan nasional, pasukan khusus merupakan aset strategis tertinggi sebuah negara. Mulai dari kontra-terorisme, penyelamatan sandera, pengintaian rahasia, hingga operasi penyerangan langsung, unit-unit elit ini beroperasi di wilayah yang tidak dapat dijangkau oleh pasukan konvensional.
Artikel ini menyajikan peringkat pasukan khusus terbaik di dunia dari peringkat 10 hingga 1, berdasarkan pengalaman tempur, tingkat seleksi, keberhasilan operasi, fleksibilitas, dan reputasi internasional.

10. Special Air Service Regiment (Australia)


Dikenal sebagai SASR, unit ini merupakan pasukan khusus utama Australia. Keunggulannya terletak pada kemampuan operasi di gurun, hutan tropis, dan lingkungan maritim.
Pengalaman tempur yang luas di Afghanistan dan Irak membentuk SASR sebagai unit yang sangat andal dalam pengintaian jarak jauh dan kontra-terorisme, mengadaptasi doktrin SAS Inggris dengan karakter khas Australia.

9. Groupe d’Intervention de la Gendarmerie Nationale (Prancis)


Lebih dikenal sebagai GIGN, unit ini diakui secara global sebagai spesialis penyelamatan sandera dan kontra-terorisme.
Sebagai unit penegak hukum bergaya militer, GIGN sukses menangani banyak pembajakan pesawat dan krisis teror di wilayah perkotaan dengan presisi tinggi dan perencanaan yang sangat detail.

8. Kommando Spezialkräfte (Jerman)


KSK adalah unit operasi khusus elit militer Jerman.
Ciri khasnya adalah pendekatan yang sangat disiplin dan analitis, dengan spesialisasi pada perang pegunungan, operasi cuaca ekstrem, serta misi NATO. Kerahasiaan yang ketat membuat unit ini jarang terekspos ke publik.

7. Joint Task Force 2 (Kanada)


Walaupun berukuran kecil, JTF2 dianggap sebagai salah satu pasukan khusus paling mematikan di dunia.
Unit ini sangat dihormati oleh pasukan khusus Amerika Serikat, terutama karena keunggulannya dalam operasi penembak jitu dan kontra-terorisme, yang terbukti di medan tempur Afghanistan.

6. Grupa Reagowania Operacyjno-Manewrowego (Polandia)


Dikenal luas sebagai GROM, unit ini berkembang pesat berkat kerja sama dan pelatihan dengan pasukan khusus AS.
GROM unggul dalam pertempuran perkotaan dan Close Quarters Battle (CQB), serta sering disebut sebagai salah satu unit elit dengan perkembangan tercepat di dunia modern.

5. Spetsgruppa Alfa (Rusia)


Dikenal sebagai Alpha Group, unit ini berasal dari era KGB pada masa Perang Dingin.
Spesialisasinya meliputi penyelamatan sandera, kontra-terorisme, dan pengamanan berisiko tinggi. Alpha terkenal dengan standar pelatihan yang sangat keras dan ketahanan mental ekstrem, meskipun dalam beberapa tahun terakhir kerap dikaitkan dengan kepentingan politik.

4. Sayeret Matkal (Israel)


Unit paling elit dalam Angkatan Pertahanan Israel.
Sayeret Matkal berfokus pada pengintaian mendalam, pengumpulan intelijen, dan serangan rahasia jarak jauh. Tingkat intensitas operasinya sangat tinggi, dan unit ini memiliki pengaruh besar terhadap kebijakan keamanan nasional Israel.

3. Special Air Service (Inggris)


Sering dianggap sebagai pelopor pasukan khusus modern, SAS Inggris menetapkan standar global.
Dengan moto “Who Dares Wins”, SAS unggul dalam kontra-terorisme, sabotase, dan operasi rahasia. Proses seleksi dan fleksibilitas taktisnya menjadi acuan bagi banyak pasukan elit dunia.

2. United States Navy SEALs (Amerika Serikat)


Menguasai operasi laut, udara, dan darat, Navy SEALs dikenal sebagai pasukan khusus paling serba bisa.
Mereka menjalankan misi mulai dari serangan kontra-terorisme hingga operasi militer skala besar, dengan pengalaman tempur luas dan dukungan teknologi mutakhir.

1. 1st Special Forces Operational Detachment-Delta (Amerika Serikat)


Lebih dikenal sebagai Delta Force, unit ini berada di puncak dunia operasi khusus.
Keberadaan dan misinya sangat dirahasiakan, dengan fokus pada kontra-terorisme tingkat strategis, penyelamatan sandera, dan operasi langsung paling sensitif. Tingkat seleksi yang sangat rendah dan kemampuan adaptasi luar biasa menjadikannya pasukan khusus terbaik di dunia.

Kesimpulan

Pasukan khusus dunia berkembang sesuai dengan kebutuhan strategis, kondisi geografis, dan ancaman keamanan masing-masing negara.
Peringkat ini tidak hanya menilai kekuatan tempur, tetapi juga:

  • Keberhasilan operasi
  • Fleksibilitas misi
  • Ketatnya seleksi
  • Dampak strategis

Berdasarkan kriteria tersebut, Delta Force menempati posisi teratas. Namun, seluruh unit dalam daftar ini merepresentasikan puncak kemampuan manusia dalam kondisi paling ekstrem—beroperasi dalam senyap demi keamanan negara mereka.